Menu Close

Cara Pengecekan Kanker Paru-Paru Pada Umumnya

Ada beragam factor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami Kanker Paru-Paru. Penyebab paling banyak adalah karena merokok atau pun sering menghirup asap rokok. Hal ini dengan kata lain memiliki arti bahwa yang dapat berisiko mengalami kanker paru-paru tidak hanya perokok aktif saja, melainkan juga pada perokok pasif.

Hingga saat ini, telah terdapat beragam metode yang umumnya dilakukan oleh Dokter untuk melakukan pemeriksaan terhadap seseorang dengan tujuan memastikan apakah orang tersebut memiliki Kanker Paru-Paru atau tidak. Langsung saja berikut ini adalah beberapa jenis tes deteksi kanker paru-paru di rumah sakit:

  1. Rontgen

Pada tahapan paling awal, umumnya dokter akan melakukan proses rontgen menggunakan sinar x pada pasien. Dengan menggunakan metode ini, Dokter akan mendapatkan gambaran dari paru-paru pasien dengan hasil berwarna putih abu-abu.

Rontgen akan digunakan sebagai diagnosa awal dari Dokter untuk melakukan pengetesan selanjutnya. Hal ini dikarenakan Rontgen tidak dapat hasil pasti apakah seorang pasien mengalami kanker paru-paru atau jenis penyakit dalam lainnya, seperti terjadinya abses paru-paru.

  1. CT Scan

Setelah dilakukan Rontgen, umumnya akan dilanjutkan dengan tahapan CT Scan. Agar hasil dari CT Scan lebih akurat dan detail, biasanya sebelum melakukan proses ini pasien akan disuntik dengan cairan khusus. Berbeda dengan hasil Rontgen, pada hasil CT Scan akan menampilkan hasil yang lebih detail.

  1. PET-CT Scan

Jika pasien datang pada waktu yang tepat atau dikatakan kanker belum masuk pada stadium akhir, akan dilakukan proses PET-CT Scan. Tujuan dari proses ini adalah untuk memetakan lokasi dari sel sel kanker paru-paru yang nantinya akan diberikan penanganan khusus.

  1. Biopsi

Selanjutnya adalah Biopsi. Proses ini dilakukan dokter dengan memasukkan sebuah selang tipis melalui tenggorokan pasien. Selang tipis khusus tersebut juga dilengkapi dengan lampu, juga senter hingga akhirnya masuk ke paru-paru pasien.

Dari proses ini, dokter juga akan mengambil beberapa sampel dari tubuh pasien, seperti kelenjar getah bening. Setelahnya akan dilakukan proses tes laboratorium.

Setelah melalui beragam jenis tes di atas, pasien akan mendapatkan kepastian terhadap penyakit apa yang dialaminya. Apakah benar kanker paru-paru atau bukan. Namun, untuk dapat melakukan deteksi dini, ada baiknya juga kamu untuk membaca tentang beberapa gejala kanker paru-paru yang telah kami ulas sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *